Selasa, 10 Agustus 2010

Karyawan Pastoran


BUKAN MIKROSOF

Pak Bono adalah karyawan yang rajin, terutama kalau disuruh. Orangnya periang dan polos. Saya dan pastor Surono kerap tertawa karena ulah pak Bono yang polos itu. Tugasnya sehari-hari adalah menjaga kebersihan pastoran, mencuci pakaian dan menyiapkan makanan. Kami mendapat makanan dari umat. Pak Bono tinggal menyiapkan atau memanaskannya saja.

Suatu hari saya dan pastor Surono sedang sarapan. Sewaktu saya mengambil tahu, ternyata dingin. Sayapun memanggil pak Bono. “Pak Bono, tolong panaskan tahu ini ya!”. Dengan sigap pak Bono membawa tahu itu ke dapur. Di dapur tersedia dua kompor dan sebuah microwave. Sejurus kemudian pak Bono muncul dari balik pintu dapur dan berteriak: “Romo, manasin-nya pakai MIKROSOF saja, biar cepat ya?”. Mendengar kata mikrosof, kami langsung tertawa terbahak-bahak. Kami tahu, yang dimaksud pak Bono pastilah microwave.

Sesudah puas tertawa, saya berkata, setengah berteriak: “Pak Bono, bukan Mikrosof tapi MIKROLET…..!!”. Kami tertawa sekali lagi sampai sakit perut…

Heri Kartono OSC

1 komentar:

  1. hahahhaha.....Pak Bono, lain kali pakai mikroskop..atau mikrophone...

    BalasHapus